Tampilkan postingan dengan label PESAWAT PEMBOM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PESAWAT PEMBOM. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 November 2014

VVA-14 ; VTOL Amphibi Pemburu Kapal Selam "Polaris" Amerika




VVA-14 Salah satu peralatan perang soviet lain yang boleh di bilang "nyeleneh" , di buat dengan konsep terbang mengambang di atas air, VVA-14 di proyeksi untuk mencari dan menghancurkan kapal selam Polaris AL Amerika periode tahun 1970an,

Proyek yang dimulai pada tahun 70an ini, sempat tertunda karena kurangnya dana, Beriev sendiri di perintahkan untuk membangun tiga prototipe VVA-14 yang nantinya mempunyai misi multiperan yang meliputi SAR Laut dan Udara, pertahanan terhadap semua jenis kapal selam dan kapal perang permukaan, dan patroli di sekitar garis pantai Soviet

Setelah penelitian yang sangat menghabiskan waktu dan biaya, dan juga tes dengan simulator, prototipe pertama No l9172, selesai sebagai pesawat terbang. Diuji di Sekolah terbang Taganrog WS , yang memiliki landasan beton dan disaksikan oleh banyak insinyur, termasuk wakil kepala desainer Nikolai A Pogorelov, awak uji Yu M Kupriyanov dan navigator / sistem engineer LF Kuznetsov, uji terbang di laksanakan  dengan take-off konvensional pada 4 September 1972. Satu-satunya masalah adalah adanya getaran serius pada pipa hidrolik, yang mengakibatkan hilangnya/menguapnya cairan dari salah satu dari dua sistem pipa.

Dari segi keselamatan,pesawat ini memperhatikan betul hal tersebut, kokpit berisi tiga kursi lontar K-36L, untuk pilot, navigator dan operator sistem senjata. Kontrol penerbangan dihubungkan melalui autopilot SAU-M dan navigasi militer , meskipun begitu pesawat ini juga merupakan satu dari sekian proyek Soviet yang tidak tuntas,    dari beberapa prototipe yang berhasil di bangung  salah satu yang tidak lengkap VVA-14s rusak oleh kebakaran, , namun No l9172, sempat dibawa  ke museum Monino dalam keadaan tidak utuh. (sey)

Pesawat model Bartini Beriev VVA-14
Inilah sisa - sisa VVA-14






Berikut foto - foto VVA-14 ketika masih beroperasi
 
 
 
 
 
 
 
 


Sisa - sisa sebagian VVA-14 "19172" , tampak sayap,bagian ekor dan mesin telah telah hilang

Bagian kokpit yang di operasikan oleh 3 orang awak
Sambungan antara body dan "pelampung"
Bagian "Pelampung"
Bagian bawah terlihat kokoh dan "baik"
Sebuah pesawat model VVA-14 dilihat dari atas,tampak dua mesin Solov'yov D-30M turbofans
Sisa - sisa mesin Solov'yov D-30M turbofans




Kamis, 27 November 2014

Sukhoi T-4 Pembom Rudal Supersonik Berhidung Tekuk


Pada tahun 1961, sebelum memulai pengujian XB-70 dan SR-71 di Amerika Serikat, Departemen Penerbangan Uni Soviet memerintahkan pengembangan dan pembangunan pembawa strategis bomber-rudal supersonik.  

Tiga Biro Desain termasuk Tupolev, Sukhoi, dan Yakovlev berpartisipasi dalam kontes pemerintah. Proyek-proyek desain biro ini dipelajari dan dibahas selama periode dari Juli hingga September 1962. Aspek yang paling penting adalah kecepatan dan jangkauan pesawat.  

Ada dua varian utama: Tu-135 dengan kecepatan perkiraan 2000-2300 km / h (slider dibuat dari campuran aluminium), atau T-4, Tu-125 dan Yak-33 (35) dengan perkiraan kecepatan dari 3000-3200km / Jam (slider dibuat dari titanium dan baja). Segera, proyek Biro Desain Yakovlev ditolak (berat badan = 90 t, kecepatan = 3000 km / jam, jarak = 7200 km). Sisanya telah disetujui karena aerodinamis lebih baik dan efektivitas tempur lagi.
  
Akan tetapi seperti halnya XB-70, pada akhirnya karena banyaknya kendala teknis yang melanda, dan banyaknya teknologi baru yang di terapkan (meskipun prototipe pertama lebih cepat pembuatannya di banding XB-70),  T-4 pun mengalami hal yang sama, proyeknya berhenti di tengah jalan, apalagi setelah adanya Tu-22 yang lebih mudah dan murah (sey)

Sukhoi T-4
Proses produksi T-4
tampilan tiga sisi T-4
Ditenagai oleh empat mesin Kolesov RD36-41, yang mampu menyemburkan kecepatan hingga mach 1,3
Perhatikan posisi kokpit untuk pintu masuk pilot
T-4 tampak dari bawah
T-4 dari samping, tampak bagian kokpit dan hidung pesawat belum "turun"
Detail "patahan" bagian kokpit dan badan pesawat ketika bagian kokpit di turunkan untuk memberi pandangan lapang bagi pilot ketika mendarat

Rabu, 26 November 2014

M-50 "Bounder" Lawan Tanding XB-70 "Valkyrie"



Pada tahun 1955, ketika Myasishchev OKB masih berjuang untuk mengembangkan bomber subsonik 3M, biro desain ini diberi tugas tambahan dan jauh lebih sulit untuk menciptakan pembom strategis yang mampu membuat serangan kilat dengan kecepatan supersonik dengan kode M-50. Kebutuhan ini telah didorong oleh ancaman dari Sistem Senjata Amerika, yang terwujud sebagai XB-70. sebuah bomber yang dirancang dengan kecepatan Mach 3

Dimodifikasi dengan afterburning, dan terus pengujian pada akhir 1960, hingga akhirnya proyek ini dinilai mempunyai nilai terbatas, dan akan memakan dana yang sama yang dibutuhkan untuk membangun sebuah ICBM (rudal balistik antar benua) dan proyek ruang angkasa. OKB-23 ditutup, dan proyek M-50 di tutup dan personil dipindahkan ke VN Chelomey untuk bekerja pada proyek ICBM dan pesawat ruang angkasa. Myasishchev sendir diangkat Direktur CAHI. Namun untuk tujuan propaganda, M-50 disimpan laiknya layak terbang dan membuat flypass mengesankan meskipun agak berasap pada parade Aviation Day di Moskow Tushino pada 9 Juli 1961, dan hal ini menyebabkan ketertarikan Barat (sey)

M-50 "Bounder"
Tampak empat mesin yang penempatannya bisa di katakan unik
Ketika masih berada di pabrik
Perhatikan roda depan, sepertinya memang sudah menjadi ciri khas Myasishchev
M-50 ketika "dipaksa" terbang di atas moskow dalam parade Aviaton Day 1961
Susunan roda depan yang menjadi favorit Myasishchev
Tampilan utuh M-50, pesawat dalam foto ini adalah sebuah pesawat model
Tampak samping
Ditenagai oleh dua Dobrynin VD-7 dan dua VD-7F turbojets, yang di desain mampu di pacu hingga 1,212 mph
 

Senin, 24 November 2014

M-4 "Bison" ; Penghancur Target Amerika Utara

Terbang perdana pada tahun 1953 dan dirancang sebagai pembom strategis, M-4 Myasishchev direncanakan untuk memukul target di amerika utara.

Dirancang memiliki jangkauan 11.000 - 12.000km,dengan kecepatan maksimum 900km/jam dan bisa membawa muatan seberat 5000kg, yang unik dari pembom ini adalah adanya dua pasang roda pendarat di bagian depan dan roda yang terdapat di ujung sayap. M-4 "Bison" di tenagai oleh empat mesin Turbojet AM-3A. meskipun pada kenyataannya pembom ini hanya mempunyai jangkauan 8.500km,yang tidak memungkinkan serangan langsung ke wilayah AS, namun pembom ini tetap di produksi, pada bulan Juli 1955 penyerahan pertama sepuluh M-4 di mulai

Pada tahun 1963, produksi pembom Bison berhenti. Sebanyak 93 pesawat, termasuk sepuluh M-4 dan sembilan 3MD13 berhasil dibangun. Versi 3M beroperasi dalam Angkatan Udara Soviet sampai akhir tahun 1980-an, dan telah dihapus sesuai dengan START-1 perjanjian tentang pengurangan kekuatan strategis ofensif 3MS2 tanker beroperasional hingga 1994. Sisanya adalah tiga pesawat yang telah dikonversi untuk mengangkut kargo  digunakan untuk tujuan yang tidak terkait dengan START I. (sey)


 3M, versi terakhir dari M-4, Total ada 8 penerbang yang mengawaki pesawat ini
Tampak probe pengisi bahan bakar, inlet udara, dan ruang pengamat pembom, uniknya pembom ini mempunyai dua pasang roda pendarat
Ruang penembak di lihat dari dekat
Total ada tiga turret gunner AM-23, satu diatas kokpit, satu dekat roda pendarat (tampak dalam foto ini), dan satu terletak di bagian ekor
Turret gunner bagian ekor, sistem kontrol yang di gunakan sama dengan yang digunakan oleh Tu-4
Mesin Turbo jet VD-7 
Ruang pengamat pembom
Varian - varian M-4
Versi lain dari M-4,setelah versi tanker, hingga akhirnya di pakai sebagai pesawat angkut berat, utamanya untuk mendukung proyek angkasa luar soviet Buran, tampak VM-T "Atlant" , VM-T merupakan kepanjangan dari "Vladimir Myasishchev Transport"
VM-T dengan muatan lain, seperti booster untuk Buran
Kokpit M-4

M-4 ketika masih aktif







Selasa, 18 November 2014

Tu-95 "Bear" ; Pembom Baling - Baling Terakhir


Satu - satunya pembom berat strategis dengan mesin baling - baling yang masih operasional saat ini adalah Tu-95 "Bear" , pertama di terbangkan pada 1952 dan masuk operasional semasa Uni Soviet pada tahun 1956 dan kini di operasikan oleh Angkatan Udara Russia, di rencanakan setidaknya pembom ini di operasikan hingga 2040.

Di tenagai dengan mesin Kuznetsov NK-12 dengan propellers yang unik,karena mempunyai dua propeler "bertumpuk" dengan arah putaran yang berlawanan.

Pesawat ini mampu membawa rudal Kh-20, Kh-22, Kh-55/101/102, dan dilengkapi dengan turret kanon AM-23. (sey)
 
Tu-95 dalam sebuah pameran udara,perhatikan dimensinya
Tu-95 dalam sebuah misi
Sebuah Tu-95 di intersep oleh F-15 di wilayah Guam
Tu-95 ketika mengikuti International Air Tatto 1993 RAF Fairford
Turret dengan kanon AM-23
Antenna radar peringatan multi spektrum yang terletak di bawah hidung
Mesin NK-12, perhatikan posisi baling - baling
Fuselage bagian belakang
Turret di lihat dari dekat
Rudal Kh-20
Rudal Kh-22
Rudal Kh-55
Loading Rudal Kh-20
Tu-95, tampak probe air refuelling
Tu-95 sedang melakukan air refuelling
Versi sipil dari Tu-95, Tu-114 yang di operasikan oleh Aeroflot, tampak sebuah Tu-114 sedang mendarat di Tokyo Haneda airport. pesawat ini di operasikan bersama dengan Japan airlines yang melayani penerbangan dari Jepang ke Eropa via Moskow
Versi lain adalah Tu-126, yang berfungsi sebagai pesawat pengintai dini atau AWACS, hanya di buat 12 buah dan beroperasi dalam kurun 1965 - 1984
Sebuah Tu-126 di intersep oleh A4E Skyhawk yang berpangkalan di kapal induk USS Intrepid, di laut mediterania tahun 1973
Tu-95LAL, pesawat eksperimen yang digunakan sebagai penelitian nuklir yang memungkinkan reaktor nuklir di gunakan sebagai sumber tenaga pesawat terbang, perhatikan bagian tengah fuselage belakang antara sayap dan ekor terdapat bagian yang "menonjol", ini adalah bagian reaktor nuklir