Tampilkan postingan dengan label HELIKOPTER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HELIKOPTER. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Oktober 2014

Loading Amunisi Mi-28 Dan Ka-52


Mi-28 dan Ka-52 saat ini merupakan helikopter tempur utama Angkatan bersenjata Rusia, yang satu unik karena mempunyai main rotor tandem yang diletakkan saling bertumpukan, dan yang satu mempunyai cerita operasional yang panjang, helikopter yang seharusnya menjadi helikopter tempur utama VVS malah menjadi nomer dua karena kalah bersaing dengan sang Hiu Hitam.

Berikut foto - foto ketika kedua helikopter yang sempat "bermusuhan" ini sedang mendapatkan suplai amunisi. 

Pozhaluysta,naslazhdaytes" (sey
























Yang telah di persenjatai di beri tanda sticker merah 










 

Siap Tempur 




sumber ; englishrussia.com

Kamis, 25 September 2014

Ka-50, Hiu Hitam Pengganti Mi-24



 
Ka-50 Black Shark (Foto ; helistart.com)

Dengan beroperasinya Mi-24 tidak serta merta membuat Angkatan Bersenjata Soviet puas, dengan maksud membuat Helikopter yang mempunyai kemampuan serang murni, bisa membabat Tank, helikopter, pertahanan infanteri musuh dan melindungi pergerakan pasukan Infateri kawan tanpa harus di bebani dengan kemampuan angkut pasukan. Dirancanglah sebuah helikopter dengan desain yang berbeda dengan Mi-24.


Dikembangkan sebagai Helikopter dengan kemampuan serang, Kamov Ka-50 merupakan helikopter tempur segala cuaca yang dikembangkan oleh Biro desain Kamov. Helikopter yang rotor utamanya bertumpuk ini di kembangkan pertama kali pada 1977 dengan purwarupa yang diberi kode V-80 dan dipamerkan kepada AB Soviet pada mei 1980.


Ka-50 memiliki sejumlah karakteristik unik yang bisa dibilang merupakan keunggulan Helikopter ini dibandingkan dengan model sejenis milik barat :


1.    Ka-50 memiliki konfigurasi kursi tunggal yang dirancang untuk meningkatkan   kemampuan operasi tempur dan manuver.


2   Ka-50 dirancang untuk mampu melaksanakan operasi jarak jauh, tanpa membutuhkan perawatan dasar selama dua minggu hingga membuat helikopter ini tangguh untuk beroperasi di semua medan.


3.  Ka-50 menggunakan dua rotor utama yang diletakkan bertumpuk dan bergerak berlawanan arah, ini memberikan keuntungan tersendiri bagi Ka-50, dengan adanya main rotor kedua berarti meniadakan rotor ekor. dengan sistem ini manuveribiltas helikopter tidak dipengaruhi oleh kekuatan dan arah angin serta memiliki hovering turn rate yang baik.


4.   Ka-50 adalah helicopter pertama di dunia yang mengadopsi pemakaian kursi lontar pada helikopter, tipe yang dipakai adalah zvesda K-37-800 , kursi lontar yang mampu memberikan eject reaction yang baik walaupun helikopter dalam posisi ketinggian dan kecepatan maksimal.


Kursi lontar (Foto; zvesda-npp.ru)

35% badan Ka-50 berbahan komposit, bagian - bagian yang terbilang kritis dan “shelter” amunisi di lapisi dengan struktur berbahan Kevlar atau Nomex . Dengan pemberian proteksi seperti ini membuat kaca kokpit mampu menahan tembakan kaliber 12,7mm sedang kabin dapat menahan tembakan hingga kaliber 23mm. 

Setiap sayap pada Ka-50 memiliki dua cantelan yang dapat di pasang berbagai macam kanon maupun rudal udara ke udara atau udara ke permukaan, konfigurasinya mulai dari rudal AT-16, Kanon kaliber 30mm 2A42, dan roket kaliber 80mm. Tipe kanon 30mm yang dipakai Ka-50 sama dengan yang dipakai oleh BMP-2, kanon 30mm tipe 2A42 mampu membawa 460 amunisi berbagai tipe.

Dua Rotor utama yang diletakkan bertumpuk (Foto; airforceworld.com)
 
Kanon kaliber 30mm 2A42 (Foto; airforceworld.com)


Saat ini Ka-50 telah mengalami beberapa kali upgrade untuk lebih meningkatkan kemampuannya,berikut varian – variannya :
  1. Kamov Ka-50 (Versi kursi tunggal)
  2. Kamov Ka-50N  (Mempunyai kemampuan operasi serang malam)
  3. Kamov Ka-50Sh
  4. Kamov Ka-50-2 "Erdogan" (versi dua awak dengan posisi tandem depan belakang, dibuat untuk memenuhi kontrak pengadaan helikopter serbu AB Turki)
  5. Kamov Ka-52 "Alligator" (versi dua awak dengan posisi berdampingan)


Ka-50 Erdogan (Foto; airforceworld.com)
Ka-52 Alligator, perhatikan kokpit tandemnya (Foto;airfoceworld.com)

Ka-50K Versi pengoperasian di Kapal perang (Foto; airforceworld.com)
  
Semula AB Soviet merencanakan pengadaan ratusan Ka-50 untuk menggantikan Mil Mi-24, akan tetapi dengan runtuhnya Uni Soviet membuat pengadaan Ka-50 tersisa lusinan unit saja. Angkatan Udara Rusia saat ini di perkuat sekitar 65 unit Ka-50 dengan sebagian besar varian Ka-52 . di sebutkan juga pada 5 Agustus 2014 lalu bahwa AB Rusia merencanakan pembelian 32 unit Ka-52K (tipe shipbourne attack helicopter) yang sebagian ditempatkan di LHD Vladivostok class.(sey)

Rabu, 10 September 2014

MIl Mi-10 Pengangkat Beban Segala Medan





Purwarupa Mi-10 sebelum tes terbang (Foto; aviastar.com)

Dengan bentuk seperti helikopter rusia pada umumnya, helikopter bertampang sangar dan jauh dari kesan eye catching  ini pertama dipamerkan ke muka publik di Tushino pada bulan Juli 1961, Mi-10 adalah pengembangan dari Mi-6, dengan perubahan desain  yang meliputi kabin  dan  empat roda pendarat kaki - kaki yang lebih tinggi dan lebih kuat, sebenarnya kaki - kaki yang lebih tinggi ini dikarenakan sebagai ruang penempatan kargo, Mi-10 di desain membawa kargo dengan cara di tempatkan di sebuah platform yang diletakkan diantara empat kaki - kaki roda pendarat yang terhubung satu sama lain, hingga kargo yang diangkut tampak seperti menggantung. ini berbeda dengan Helikopter kargo lain yang menempatkan barang bawaan nya di dalam kabin. Helikopter  ini diterbangkan oleh 4 - 5 awak , dan dapat menampung 28 penumpang dalam kabin.

Beban yang dapat diangkat mulai dari struktur bahan bangunan atau palet kargo berukuran besar. Terbang untuk pertama kalinya pada tahun 1960, Mi-10 dianggap mampu menunjukkan performa yang baik ketika beroperasi di dalam angkatan bersenjata Soviet

Pada bulan Maret 1966, Uni Soviet mengeluarkan model lain yang di beri kode Mi-10K, versi modifikasi dengan kaki-kaki jauh lebih pendek dan hanya diawaki oleh 2 orang awak, perbedaan utama nya adalah terdapat semacam gondola di bawah kokpit yang di gunakan oleh awak helikopter untuk mengawasi kargo yang dimuat selama penerbangan


Sejarah

Diawali dengan munculnya Mi-6 membuat Angkatan Bersenjata Uni Soviet mempunyai kemampuan maksimal untuk mobilitas pemindahan beban berukuran besar dan berat. Akan tetapi rupanya masih ada ketidak puasan terhadap Mi - 6, dengan alasan  ingin sebuah heli yang mempunyai daya angkat beban yang lebih berat dan kemudahan para awak untuk dapat melakukan loading dan unloading kargo yang diangkut. maka pada tahun 1959 di mulailah pembuatan prototipe Mi - 10 dengan basis Mi -6.

Prototipe pertama V-10 selesai pada tahun 1959 dan penerbangan pertama dilakukan pada tanggal 15 Juni 1960. Pada uji penerbangan bulan Mei 1960 prototipe pertama jatuh sewaktu melakukan pendaratan  yang disebabkan oleh hilangnya tekanan oli gearbox, pada kecelakaan ini hanya Navigator dan operator radio yang selamat. Baru pada program uji terbang purwarupa kedua serangkaian rekor dunia berhasil dipecahkan. Dengan kemampuan mengangkut beban seberat 2510 kg pada ketinggian 2840 m (bandingkan dengan Mi-6 yang "hanya" mampu mengangkat beban seberat 20117 kg pada ketinggian 2738 m). Membuat Mi-10 mempunyai kemampuan angkut lebih berat jika dibandingkan dengan mi - 6. Helikopter ini di produksi hingga tahun 1964 - 1969. (Sey)


Sebuah Mi-10 yang di pamerkan pada Paris Air Show 1965 (Foto; aviastar.com)



 
Mi-10K,dengan kaki - kaki pendarat yang lebih pendek,juga terdapat gandola dibwah kokpit (Foto; aviastar.com)








Senin, 08 September 2014

Yakovlev Yak-24 yang mirip Chinook


Yak-24 (Foto; krasnayazvezda.com)

Helikopter tersebut adalah Yakovlev Yak-24 (Nato memberikan kode Horse untuk helikopter ini). Sepintas helikopter ini mirip chinook dengan mesin kembar, yang penempatannya diletakkan di depan dan belakang atas badan helikopter. Prototipe pertama terbang pada tanggal 3 Juli 1952. Desain ini tidak umum untuk helikopter Soviet pada waktu itu, hingga akhirnya mendapat julukan Letayushchiy Vagon atau 'Flying Railroad Car'.

Pada bulan Juli 1955, Yak-24 pertama kali ditampilkan kepada publik, dan pada 17 Desember 1955 memecahkan dua rekor dunia baru payload, mengangkat 2.000 kg beban dengan ketinggian 5.082 m (16.673 kaki) dan 4.000 dengan ketinggian 2.902 m (9.521 ft).

Akan tetapi jumlah pasti Yak-24 yang telah diproduksi tidak diketahui dengan pasti, Kemungkinan sekitar 100  unit yang telah diproduksi, meskipun fakta yang ada hanya 40 unit yang benar - bener digunakan oleh Angkatan Udara Soviet. itupun dari jumlah tersebut banyak yang mengalami kecelakaan. 



Yak-24 tampak sedang unloading sebuah Gaz (Foto ; yak.ru)

 
tiga tampilan Yak-24 (Foto; aviapress.com)



Hingga akhirnya Yak-24A tidak benar - benar masuk tahap produksi, selain karena banyaknya masalah teknis yang mendera Yak-24A ketika dioperasikan, Disebutkan juga karena sebenarnya AB Soviet tidak benar - benar butuh akan Yak-24A karena kehadiran Mil Mi-6 yang sebenarnya telah memenuhi kebutuhan akan adanya Helikopter angkut berat Angkatan Bersenjata Uni Soviet.

Berandai - andai , seandainya helikopter ini dikembangkan "lebih luas" dan "lebih serius" pada tahun 1955, tidak menutup kemungkinan Yak-24 bisa melebihi kepopuleran dan kehandalan Chinook yang mulai didesain pada 1954, meskipun pada akhirnya sejarah mengatakan lain, kak vy dumayete? (sey)

DATA TEKNIS

Kru : 3, 

penumpang : 30-40
mesin : 2x ASh-82V  radial Pistone,  
panjang badan : 21.34m
Berat lepas landas : 16800kg
Berat kosong: 11000kg
Kec max : 175km/Jam









sumber;
wikipedia
krasnayazvezda.com
yak.ru
aviapress.com


Mil Mi-24 Tank terbang rusia

Mil Mi-24 (Foto; aviastar.org)

Belajar dari ampuhnya duet Huey dan Cobra dalam perang Vietnam membuat Soviet perlu untuk mengembangkan sebuah helikopter yang mempunyai kemampuan angkut dan tempur sekaligus. Adalah Mikhail Leont’vevich perancang heli tempur yang kemudian membangun desain helikopter serang dengan kemampuan angkut pasukan seperti keinginan AB Soviet.

Pada tahun 1966, rancangan Mikhail yang merupakan purwarupa dengan kode V-24 sudah terwujud. Ketika di uji coba dari segi kemampuan daya angkut, V-24 mampu membawa delapan personel bersenjata lengkap dan dapat di jejali dengan enam rudal/roket serta dua senapan kanon Gsh-23 L kaliber 23 mm.

Pada awalnya sejumlah petinggi Angkatan Darat Soviet menolak mentah-mentah rancangan V-24 karena mereka menganggap persenjataan yang dimiliki pasukan darat seperti Tank masih dianggap lebih efektif untuk menghantam infanteri musuh daripada sebuah helikopter yang dipersenjatai.

Akan tetapi Deputi Menteri Pertahanan Soviet saat itu, Marsekal Andrev A. Greckho melihat kelebihan dan keefektifan V-24 jika nanti masuk dinas operasional. Singkat kata karena dukungan dari sang marsekal lah akhirnya V-24 bisa masuk lini produksi.


Proteksi maksimal

Sebagai heli serang sekaligus transpor pasukan, Mi-24 dioperasikan oleh dua awak dengan kaca kokpit yang di desain tahan peluru hingga mampu menahan gempuran senapan mesin kaliber 12.7mm. Sedangkan dinding kabin maupun kokpit terbuat dari bahan titanium.

Pada awal Mi-24 dioperasikan dalam medan tempur Afghanistan belum ada satupun helikopter  milik NATO yang mampu mengimbanginya. Heli buatan Barat, khususnya produksi AS yang kemudian bisa disejajarkan untuk mengimbangi Mi-24 adalah Sikorsky UH-60 Black Hawk, heli angkut sekaligus serang yang dipersenjatai dengan rudal AGM-114 Hellfire dan roket Hydra 70. Menariknya, AS mempunyai beberapa helikopter ini untuk keperluan pelatihan. Hind juga dikenal dengan "The Crocodile" atau "Devil's Chariot".


Mi-35 milik US Army (Foto ; wikipedia)


















Battle Proven

Ketika diterjunkan ke medan perang untuk pertama kalinya oleh Somalia  melawan Ethiopia dalam peperangan yang lebih dikenal dengan  "Ogaden War" (1977-1978), Mi-24 yang disuplai Soviet terbukti mampu menunjukkan kehandalannya.

Sebagai pendukung militer Ethiopia saat itu, AS merasa tidak bisa berbuat banyak untuk melawan kehebatan Mi-24. Apalagi rudal Stinger buatan AS yang nantinya menjadi momok bagi Mi-24 baru bisa dioperasikan pada tahun 1980-an.

Perang Iran-Irak (1980-1988) pun tidak luput dari aksi Mi-24. Dalam perang yang berlangsung delapan tahun ini Mi-24 sering berhadap - hadapan dengan AH- Cobra yang di terbangkan oleh pilot - pilot iran.


Mi -35P TNI AD 

Diketahui sejak tahun 2010 Pusat Penerbangan TNI AD (Puspenerbad) mengoperasikan Mi-35P (versi ekspor Mi-24) . Diperkirakan TNI AD / Puspenerbad memiliki 5 Mi-35P.

Dengan konfigurasi persenjataan Roket S-8 80mm, pelontar Chaff/Flare, Kanon Gsh 30-2 kal 30mm dan Rudal anti tank AT-9 Spiral 2 , helikopter ini merupakan helikopter serbu terberat milik TNI AD. (sey)


Mi-35P TNI AD (Foto ; wikimedia)


DATA TEKNIS

  • Kru: 3
  • Kapasitas: 8 Pasukan bersenjata lengkap atau 4 tandu 
  • Panjang: 17,5 m
  • Diameter baling-baling: 17,3 m
  • Rentang Sayap: 6,5 m
  • Tinggi: 6,5 m
  • Berat kosong: 8.500 kg
  • Berat maksimum lepas landas: 12.000 kg
  • Mesin: 2 × Isotov TV3-117 turbin 2.200 hp
  • Kecepatan maksimum: 335 km/Jam
  • Jarak jangkau: 450 km